Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tentang VirtualBox

Tentang-VirtualBox

Aplikasi VirtualBox ini banyak digunakan oleh pengguna PC atau laptop karena memudahkan pengguna dalam menjalankan sistem operasi/Operating System (OS).

Jika pengguna sering berkutat dengan sistem pengoperasian (operating system), pasti tidak jarang mendengar istilah virtualisasi dan “VirtualBox”. Lalu apakah VirtualBox itu?

Kata virtualisasi juga merujuk ke kamus Oxford (Convert "something" to a computer-generated simulation of reality) yang artinya Mengubah atau mengkonversi ke bentuk simulasi dari bentuk yang real/nyata.

Pengertian VirtualBox

VirtualBox adalah aplikasi open source yang berkaitan dengan Virtualisasi. Virtualisasi yang dimaksud adalah membuat mesin PC virtual yang bisa berjalan secara independen di atas sistem operasi utama. Segala bentuk hardware yang berkaitan dengan mesin virtual semuanya di-simulasikan oleh host pc. Sehingga semua sumber daya perangkat keras tidak bisa melebihi sumber daya aslinya.

Dengan menggunakan VirtualBox, pengguna seolah-olah bisa memiliki berbagai macam perangkat PC dengan berbagai macam sistem operasi tanpa harus memiliki perangkat aslinya.

VirtualBox adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Sun Microsystems yang sekarang menjadi bagian dari Oracle. VirtualBox adalah aplikasi yang bisa mensimulasikan komputer standalone yang pada dasarnya adalah aplikasi virtualisasi cross-platform.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk meng-install berbagai sistem operasi seperti Windows, Mac, Linux atau Solaris Operating Systems. Dengan menggunakannya, PC pengguna bisa menjalankan beberapa sistem pada saat yang sama termasuk mesin virtual.

VirtualBox adalah suatu alat yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan suatu sistem operasi di dalam sistem operasi. Contohnya laptop/pc pengguna saat ini memiliki sistem operasi Windows 10, lalu pengguna dapat meng-install, sebagai contoh, Linux atau sistem operasi Windows yang lebih lama (misal Windows 95 atau Windows XP) tanpa merusak sistem operasi yang sedang pengguna miliki sekarang. 

Hal tersebut sering disebut sebagai “virtualisasi” atau virtualization yang mana pengguna dapat menjalankan berbagai virtual machine dalam satu sistem operasi induk. 

Terminologi yang umum dipakai dalam VirtualBox adalah mesin host dan guest. 

Host adalah sistem operasi induk yang sedang pengguna jalankan saat ini (dalam kasus tadi, Windows 10 adalah host machine-nya). Kemudian guest (atau biasa disebut virtual machine atau mesin virtual) adalah sistem operasi virtual yang dijalankan pada VirtualBox sendiri (dalam kasus tadi, Linux/Windows 95/Windows XP adalah guest machine-nya).

Pada VirtualBox juga, pengguna bisa meng-install mesin virtual sesuka hati pengguna. Batasan dari jumlah mesin virtual yang terpasang hanyalah pada ruang disk dan memori PC. Tentunya dengan menggunakannya, pengguna bisa mendapatkan manfaat yang besar hanya dari aplikasi yang menyajikan virtualisasi.

Sejarah VirtualBox

Sejarah VirtualBox pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Jerman (Innotek GmbH). Pada Februari 2008, Innotek GmbH diambil alih oleh Sun Microsystems. Menggunakan Virtualbox (mesin virtual) memudahkan pengguna untuk belajar komputer, meskipun pengguna tidak memiliki komputer atau takut bahwa komputer akan rusak oleh kerusakan yang diatasi dengan kehadiran Virtualbox.

VirtualBox pertamakali dikembangkan oleh perusahaan Jerman (Innotek GmbH). Pada February 2008, Innotek GmbH diakusisi oleh Sun Microsystems dan menjadi milik Oracle saat pengakuisisian Sun Microsystems.

Jenis mesin virtual / kotak virtual ini memiliki banyak variasi, seperti VirtualPC, emulator QEMU, VMware dan banyak lainnya. VirtualBox mendukung semua komputer Windows apa pun tanpa harus mengunduh file versi yang berbeda. Virtualbox dapat berjalan dengan lancar di komputer 32 bit atau 64 bit.

Cara Kerja VirtualBox

Cara kerja virtualBox adalah pertama membuat ruangan yang dimana diambil dari ruangan yang kosong dari base OS untuk dijadikan ruang Guest OS, kemudian ruang Guest OS menggunakan atau mencangkup RAM, Core Process, dan VGA. Tapi hal ini digunakan hanya sementara saat Guest OS berjalan saja. 

Oleh karena itu VirtualBox memakan sumber daya yang sangat besar karena semuanya disimulasikan secara independen, seperti untuk membuat OS-nya sendiri VirtualBox membutuhkan binary-nya sendiri, dan juga membutuhkan aplikasinya sendiri.

Fungsi VirtualBox

Pengguna bisa memanfaatkan VirtualBox dalam memanajemen sistem operasi virtual untuk beberapa hal, misalnya adalah sebagai berikut:

  • Menguji dan mencoba sistem operasi baru tanpa harus kehilangan sistem operasi utama.
  • Menguji aplikasi tertentu yang tidak di-support pada sistem yang pengguna gunakan.
  • Untuk mensimulasikan berbagai macam topologi jaringan lokal.
  • Sebagai virtual development environtment seperti yang dimanfaatkan oleh Vagrant.
  • Membangun beberapa Virtual Private Server (VPS) dalam satu hardware yang sama.

Batasan VirtualBox

Dalam VirtualBox, pengguna bisa men-simulasikan berbagai macam sistem operasi sebanyak yang pengguna mau dan juga bisa menjalankannya berbarengan dalam satu waktu secara simultan.

Hanya saja, batasannya adalah sumber daya perangkat utama pengguna itu sendiri.

Misalnya perangkat utama pengguna hanya memiliki RAM 4GB, maka tidak mungkin pengguna bisa mensimulasikan mesin virtual dengan RAM lebih dari 4GB. Begitu juga dengan sumber daya yang lain semisal Video Memory atau Storage (meskipun pengguna bisa menggunakan fitur dinamic storage).

Guest OS (Operating System) yang di-support

Beberapa Guest OS yang didukung oleh VirtualBox adalah sebagai berikut:

  • Windows 10, 8, 7, XP, Vista, 2000, NT, and 98.
  • Linux based dengan kernel 2.4 ke atas: Ubuntu, Debian, OpenSUSE, Mandriva, Fedora, RHEL, Centos, Arch Linux dan sebagainya.
  • Solaris dan OpenSolaris.
  • macOS X Server Leopard dan Snow Leopard.
  • OpenBSD dan FreeBSD.
  • MS-DOS.
  • Haiku.
  • ReactOS.
  • Android x86

Aplikasi alternatif dari VirtualBox

Terdapat berbagai macam aplikasi sejenis VirtualBox dengan tujuan dan fungsi utama yang sama, yaitu virtualisasi mesin PC (Personal Computer). 

Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • VMWare
  • Microsoft Virtual PC
  • Gnome Boxes
  • Virt Manager
  • Aqemu
  • dan masih banyak yang lainnya.

Kelebihan VirtualBox

Menjalankan Beberapa Sistem Operasi Secara Bersamaan

VirtualBox memungkinkan pengguna untuk menjalankan lebih dari satu OS (Operating System) pada waktu yang sama. Pengguna dapat menjalankan software yang hanya bisa dijalankan satu OS saja. 

Misalnya software khusus untuk Windows yang bisa dijalankan di Linux atau Mac tanpa harus reboot.

Instalasi Software yang Mudah

Vendor dari software rata-rata menggunakan mesin virtual untuk dapat mengirimkan seluruh konfigurasi dari sofware tersebut.

Misalnya memasang solusi untuk server email pada mesin atau perangkat yang nyata tentu merupakan kegiatan yang membosankan. Tapi dengan VirtualBox, semuanya bisa dikemas dalam mesin virtual dan juga menjadi lebih menarik.

Infrasturktur menjadi efektif

Virtualisasi seperti ini dapat secara signifikan mengurangi hardware dan juga biaya listrik. Seringkali, komputer saat ini hanya menggunakan sebagian kecil dari potensi yang sebenarnya. Nah dengan menggunakan VirtualBox ini, pengguna bisa memaksimalkan hardware untuk menjalankan beberapa komputer yang tentunya menghemat sumber daya listrik.

Mendukung Berbagai Penggambaran Image Disk 

Selanjutnya, VirtualBox mampu mendukung berbagai penggambaran image disk di dalam perangkat seperti Virtual Disk Image (VDI), Virtual Machine Disk (VMDK), Virtual Hard Disk (VHD), Hard Disk Drive (HDD) dan QEMU Copy On Write (QCOW).

Dengan begitu pengguna bisa menjalankan program di sistem operasi yang berbeda dalam lingkungan virtual kecepatan tinggi.

Mendukung Virtual Monitor Ganda 

Kelebihan Virtualbox selanjutnya adalah mendukung virtual monitor ganda. VirtualBox mampu mendukung virtual monitor ganda bagi guest dari Virtual Machine (VM), sehingga kinerja bisa lebih maksimal karena VirtualBox mendukung monitor ganda.

Tampilan Built in-command Line Lebih Komperhensif 

Kelebihan selanjutnya adalah VirtualBox mampu menghadirkan tampilan built in-command line yang lebih komprehensif. Hal ini sangat menguntungkan karena tampilan yang komprehensif memudahkan untuk membuat dan menjalankan Virtual Machine.

Dapat Di-install di Banyak Sistem Operasi 

Kelebihan terakhir adalah VirtualBox mampu di-install di banyak sistem operasi. Terdapat beberapa sistem operasi yang dapat menginstall VirtualBox seperti MacOS atau OS X, Windows 7, Windows 2008 Server, Solaris, OpenSolaris, FreeBSD dan lain sebagainya.

Kekurangan VirtualBox

Diantara banyaknya kelebihan VirtualBox bukan berarti tidak memiliki kekurangan. Terdapat beberapa kekurangan yang harus diketahui juga oleh pengguna, yaitu diantaranya adalah sebagai berikut:

Keamanan Lemah 

Kekurangan pertama adalah keamanan yang lemah. Kanal komunikasi di VirtualBox atau yang lebih dikenal dengan sebutan channel bonding memiliki keamanan yang lemah sehingga pengguna lain dapat menyalahgunakan akses tersebut.

Selain itu tambahan guest dinilai dapat memberikan masalah yang baru dikarenakan munculnya resiko-resiko negatif yang dapat terjadi.

Belum Ada Fitur Capture 

VirtualBox belum ada fitur capture atau fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengambil tangkapan layar atau screenshot. Artinya apabila pengguna ingin capture maka harus menggunakan aplikasi tambahan seperti XnView atau FastStone.

Belum Ada Fitur USB 3.0

Kekurangan selanjutnya adalah VirtualBox belum memiliki dukungan terhadap USB 3.0 baik secara fisik maupun secara virtual. Artinya transfer data sedikit lebih sulit karena USB 3.0 tidak dikenali oleh VirtualBox.

NAT Guest VM Terisolasi

Selanjutnya adalah Network Address Translation (NAT) dari guest VM terisolasi dari yang lainnya. Dampaknya guest VM tidak dapat berkomunikasi dengan guest atau host di VM tersebut.

Membutuhkan Memori yang Besar 

VirtualBox membutuhkan memori yang cukup besar. Masing-masing Virtual Machine (VM) membutuhkan memori hingga 60 MB sehingga jika menggunakan beberapa VM sekaligus maka membutuhkan memori hingga 2 GB.

Hal ini yang menjadi kekurangan VirtualBox karena pengguna harus menyiapkan memori yang cukup besar karena kekurangan memori dapat membuat VM menjadi hang.

Network ID Terbatas 

Network ID untuk Virtual Machine (VM) sangat terbatas. Network ID untuk VM di VirtualBox hanya tersedia sebanyak 4 buah saja.

Tidak Mendukung Game Full Screen  

Kekurangan terakhir adalah VirtualBox tidak mendukung game full screen atau game yang menggunakan layar monitor secara penuh seperti Panzer Strategy, World of Warships dan lain sebagainya.

Demikianlah penjelasan singkat Tentang VirtualBox. Semoga informasi ini bermanfaat sebelum menggunakannya. Selamat mencoba.

Post a Comment for "Tentang VirtualBox"