Cara Mengenali Akun Instagram Palsu atau Asli

Table of Contents

Akun Instagram Palsu

Jaringan Sibuk. Untuk kamu semua, jangan sampai tertipu, cek dulu ciri-ciri fake account di sosial media, khususnya instagram.

Di era perkembangan teknologi yang semakin canggih, media sosial terus berkembang pesat. 

Bukan hanya sekadar tempat posting foto atau status, media sosial seperti instagram, misalnya, sudah jadi medium kita berinteraksi, promosi, bahkan menjalankan bisnis.

Meski begitu, tidak sedikit juga yang menyalahgunakan media sosial ini untuk mencari keuntungan secara ilegal dari orang lain.

Penipuan seperti phising, alias mencuri informasi penting dengan mengarahkan korban masuk ke halaman/ situs palsu, social engineering, account take over, dan lain-lainnya banyak dilakukan melalui media sosial diantaranya adalah instagram.

Salah satu modus nya adalah menggunakan fake account yang kini merajalela di media sosial. 

Banyak korban yang tertipu oleh fake account di media sosial instagram tersebut.

Oleh sebab itu, kita harus lebih berhati-hati dan waspada lagi. 

Berikut di bawah ini adalah beberapa cara untuk mengenali fake account atau akun palsu di Instagram. 

Silahkan disimak ciri-cirinya ya. 

Tidak Verified

Cara pertama untuk mengenali nya adalah dengan mengecek tanda centang biru di profil Instagram nya. 

Jika memiliki tanda centang biru, berarti akun tersebut merupakan verified account yang telah melewati proses dari Instagram. 

Memang tidak semua akun asli memiliki tanda centang biru ini, namun tanda ini bisa menjadi pertimbangan untuk kamu mengecek keaslian akun Instagram.

Jumlah Following tidak Wajar

Cara kedua adalah coba kamu lihat jumlah following akun tersebut, lalu bandingkan dengan jumlah followers-nya. 

Kebanyakan fake account atau akun palsu yang ada di Instagram memiliki jumlah following yang tidak wajar dan tidak sebanding dengan jumlah followers-nya.

Followers Akun-Akun Tidak Jelas

Cara selanjutnya adalah cek juga akun-akun yang merupakan followers mereka.

Apakah followers dari akun tersebut merupakan akun real, atau malah akun-akun tidak jelas seperti akun yang didapatkan dari hasil membeli followers. 

Kebanyakan fake account memiliki followers akun tidak jelas seperti akun spam karena hasil dari beli followers.

Follower, Likes, dan Comments Tidak Sebanding

Selanjutnya, likes dan comments dalam suatu akun merupakan bentuk engagement dan interaksi yang dapat kamu nilai dari jumlahnya. 

Jika akun tersebut memiliki banyak followers namun tidak sebanding dengan jumlah likes dan comments-nya. 

Misalnya followers 100.000 tapi rata-rata likes dan comments di bawah 10, bisa jadi akun tersebut membeli followers. 

Lihat juga komen-komen yang masuk, apakah komen nya sesuai dengan posting-an, atau cuma komen spam yang tidak jelas.

Kualitas Image atau Video Jelek

Cara berikutnya adalah Fake account atau akun palsu biasanya mengambil tanpa izin foto atau video yang dimiliki oleh real account. 

Hal ini tentu membuat kualitas gambar atau video akan turun dan tidak bagus. 

Ini bisa jadi indikator keaslian suatu akun.

Cek Fitur “About This Account”

Cara terakhir adalah dengan mengecek via fitur “About This Account”. 

Fitur ini merupakan informasi tambahan tentang sebuah akun Instagram untuk memastikan kevalidan sebuah akun. 

Isinya terdiri dari tanggal akun tersebut bergabung dengan Instagram, iklan yang dijalankan, perubahan username, hingga followers yang dimiliki.


Demikianlah beberapa cara di atas yang dapat kita lakukan untuk memastikan sebuah akun Instagram itu palsu atau asli. 

Maraknya penipuan yang terjadi saat ini mewajibkan kita untuk terus berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terutama ketika berkaitan dengan transaksi online.

Karena para penipu itu bisa saja mengambil alih akun, hanya karena kita meng-klik link yang diberikan lewat direct message di sosial media. 

Jadi, jangan sampai akun digital dan data-data pribadi kita diretas oleh penjahat siber ya.

Akhir kata, semoga informasi mengenai Cara Mengenali Akun Instagram Palsu dapat bermanfaat dan kita semua dapat terhindar dari tindak penipuan secara online.

Terima Kasih.

Post a Comment