Kisah di Balik "Bliss": Wallpaper Windows XP yang Ikonik
Jaringan Sibuk - Kisah di Balik "Bliss": Wallpaper Windows XP yang Ikonik adalah tema dari artikel kali ini yang akan Admin bagikan kepada Anda semua.
Gambar bukit hijau nan subur dengan langit biru cerah berawan yang menjadi latar belakang bawaan (wallpaper) Windows XP dikenal dengan nama *Bliss*.
Gambar latar terkenal Windows XP yang dikenal dengan nama "Bliss" ternyata diambil secara tidak sengaja pada tahun 1996 oleh fotografer Charles O'Rear.
Foto ini diyakini sebagai salah satu foto yang paling banyak dilihat dalam sejarah manusia, disaksikan oleh miliaran pengguna komputer di seluruh dunia sejak Windows XP dirilis pada tahun 2001.
Berikut adalah sejarah dan fakta menarik di balik terciptanya foto legendaris tersebut:
Siapa yang Memotretnya dan Kapan?
Foto ini diambil oleh seorang fotografer profesional Amerika bernama Charles "Chuck" O'Rear pada bulan Januari 1996, lima (5) tahun sebelum Windows XP diluncurkan.
Saat itu, ia sedang berkendara di kawasan Napa Valley, United States, untuk mengunjungi istrinya ketika melihat pemandangan perbukitan hijau di bawah langit biru yang tampak sempurna.
Ia pun memutuskan berhenti sejenak untuk mengabadikan momen tersebut.
O'Rear adalah mantan fotografer untuk majalah National Geographic.
Lokasi Pengambilan Gambar
Lokasi bukit ini nyata, bukan gambar rekayasa komputer.
Bukit tersebut terletak di Los Carneros American Viticultural Area, di Sonoma County, California, sebelah utara San Francisco, Amerika Serikat.
Momen yang Tak Terduga
Kisah di balik foto ini sangat sederhana.
Pada suatu Jumat sore, O'Rear sedang mengemudi dari rumahnya di St. Helena menuju Marin County untuk mengunjungi pacarnya (yang kini menjadi istrinya), Daphne Larkin.
Saat itu bulan Januari, dan California Utara baru saja dilewati badai musim dingin.
Hujan membuat rumput di perbukitan tumbuh sangat subur dan berwarna hijau cerah.
Ketika badai berlalu, langit terbuka menjadi biru dengan awan cumulus yang indah.
Terpesona oleh pemandangan itu, O'Rear menepi di pinggir jalan raya, mengeluarkan kameranya, dan memotretnya.
100% Asli, Tanpa Photoshop
Banyak orang mengira bahwa "Bliss" adalah hasil rekayasa digital atau editan Photoshop karena warnanya yang tampak terlalu sempurna.
Kenyataannya, foto itu sama sekali tidak diedit.
Warna cerah tersebut dihasilkan karena O'Rear menggunakan kamera medium format Mamiya RZ67 dipadukan dengan film Fujifilm Velvia.
Film jenis Velvia memang terkenal di kalangan fotografer lanskap karena kemampuannya menghasilkan warna yang sangat jenuh (saturated) dan kontras tinggi.
Beberapa tahun kemudian, Charles O'Rear mengungkap bahwa foto tersebut sama sekali tidak diedit secara digital.
Keindahan gambar itu murni berasal dari kombinasi pencahayaan alami, cuaca yang tepat, dan kamera yang digunakan pada saat yang sempurna.
Bagaimana Microsoft Menemukannya?
Setelah dicetak, O'Rear menyerahkan foto tersebut ke agensi stok foto bernama Corbis (yang kebetulan didirikan oleh pendiri Microsoft, Bill Gates).
Ketika tim pengembangan Windows XP sedang mencari wallpaper untuk sistem operasi baru mereka.
Mereka menginginkan gambar yang melambangkan "kebebasan, kedamaian, dan kemudahan".
Mereka menemukan foto O'Rear di Corbis dan langsung jatuh cinta padanya.
Foto itu kemudian menjadi salah satu gambar paling terkenal di dunia setelah microsoft.com membeli hak penggunaannya dan menjadikannya wallpaper default Windows XP.
Pada tahun 2000, tepat sebelum peluncuran Windows XP, Microsoft membeli hak cipta foto tersebut dengan harga yang sangat fantastis, meski jumlah pastinya dirahasiakan. Microsoft kemudian menamainya "Bliss".
Pengiriman yang Dikawal Ketat
Microsoft tidak hanya membeli lisensi foto tersebut, tetapi mereka membeli seluruh hak ciptanya.
Harga pasti pembeliannya masih dirahasiakan karena perjanjian non-disclosure (NDA), tetapi O'Rear mengklaim bahwa itu adalah salah satu harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk sebuah foto tunggal pada masa itu.
Karena saking mahalnya nilai kesepakatan tersebut, perusahaan kurir seperti FedEx menolak untuk mengirimkan negatif film aslinya karena asuransinya terlalu mahal.
Alhasil, Microsoft membelikan tiket pesawat untuk O'Rear agar ia terbang ke kantor pusat Microsoft di Seattle dan mengantarkan langsung negatif film tersebut dengan tangannya sendiri.
Kondisi Lokasi Saat Ini
Jika Anda mendatangi titik koordinat pengambilan foto "Bliss" hari ini, Anda tidak akan lagi melihat bukit rumput hijau yang kosong.
Titik koordinat tempat Bliss diambil di California saat ini, pemandangannya sudah jauh berbeda.
Perbukitan tersebut telah ditanami kembali dengan tanaman anggur dan tidak lagi terlihat polos seperti pada awal tahun 2000-an.
Tak lama setelah foto itu diambil, lahan tersebut diubah fungsinya dan kini telah ditanami ribuan pohon anggur (vineyard).
"Bliss" bukan sekadar gambar layar komputer, melainkan sebuah kapsul waktu dari era keemasan PC yang menyimpan keindahan alam nyata, ditangkap secara kebetulan oleh mata seorang fotografer ahli dalam perjalanan menemui orang yang dicintainya.
Semoga artikel mengenai Kisah di Balik "Bliss": Wallpaper Windows XP yang Ikonik ini menjawab rasa penasaran Anda tentang sejarah di balik wallpaper "Bliss" yang sangat legendaris tersebut!
Terima Kasih.
Salam Literasi Digital.

Post a Comment