Widget HTML #1

Jaringan Komputer: Pengertian, Sejarah, dan Manfaatnya

Jaringan Komputer


Jaringan Sibuk - Pada kesempatan kali ini Admin akan membagikan informasi mengenai Jaringan Komputer: Pengertian, Sejarah, dan Manfaatnya.

Jaringan Komputer banyak klasifikasi nya, akan tetapi pada artikel ini Admin hanya fokus membahas tentang Pengertian, Sejarah, dan Manfaatnya dari jaringan komputer tersebut.

Klasifikasi pada jaringan komputer akan Admin bagikan informasinya pada artikel terpisah ya.

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer (computer network) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. 

Adapun tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). 

Pihak yang meminta/ menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/ mengirim layanan disebut peladen (server). 

Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Jaringan komputer merupakan jaringan yang menghubungkan lebih dari satu komputer ke komputer lain supaya bisa mengambil dan bertukar informasi.

Komunikasi berupa data ini akan di kirim lewat Server dan Client, Server berfungsi untuk memberikan data, sedangkan Client adalah bagian untuk penerima data.

Jaringan komputer bisa dikategorikan dalam beberapa cara yang berbeda. Salah satunya mendefinisikan jenis jaringan sesuai dengan wilayah geografisnya. 

Misalnya local area networks (LAN), biasanya menjangkau satu rumah, sekolah atau gedung kantor berukuran kecil. 

Sementara wide area network (WAN) bisa menjangkau lintas kota, negara bagian, atau bahkan seluruh dunia. Dan internet adalah WAN publik terbesar di dunia.

Jaringan komputer juga berbeda dalam pendekatan desain nya. Dua bentuk dasar desain jaringan disebut client-server dan peer-to-peer. 

Jaringan klien-server menampilkan komputer server terpusat yang menyimpan email, halaman web, file dan aplikasi yang diakses oleh komputer klien dan perangkat lainnya. 

Sedangkan pada jaringan peer-to-peer terjadi hal yang sebaliknya. Jaringan client-server biasa digunakan untuk bisnis dan jaringan peer-to-peer biasa digunakan untuk di rumah.

2 (dua) buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. 

Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

Sejarah Jaringan Komputer

Jaringan komputer memiliki sejarah panjang yang dimulai pada era tahun 1940-an. 

Jaringan Komputer Era Tahun 1940-an

Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. 

Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. 

Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.

Ketika itu, tujuan awal dari proyek ini adalah untuk mengakomodir agar perangkat komputer bisa dipakai oleh banyak orang secara bersamaan. 

Pasalnya, saat itu harga komputer desktop masih sangat mahal dan langka, sehingga tidak banyak orang yang bisa mengaksesnya.

Jaringan Komputer Era Tahun 1950-an

Kemudian pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). 

Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. 

Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. 

Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. 

Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.

Jaringan Komputer Era Tahun 1970-an

Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. 

Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). 

Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host komputer. 

Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. 

Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer. 

Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. 

Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. 

Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet). 

Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. 

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. 

Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979.

Jaringan Komputer Era Tahun 1980-an

Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.

Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan.

Seiring waktu berjalan, di sekitar tahun 1982 berhasil ditemukan teknologi TCP atau yang sering kita kenal sebagai Transmission Control Protocol. 

Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. 

Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. 

Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. 

Dan pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.

Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting). 

Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan.

Setelah itu, jaringan komputer menjadi semakin berkembang dengan adanya fitur Domain Name System (DNS), dan konsep World Wide Web yang diprakarsai oleh Tim Berners Lee pada era tahun 1990-an.

Jaringan Komputer Era Tahun 1990-an

Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah program penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajahi komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Program inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.

Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992. 

Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. 

Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Hingga saat ini jaringan komputer mengalami kemajuan yang sangat pesat berkat dukungan teknologi serta infrastruktur yang semakin bisa diandalkan.

Manfaat Jaringan Komputer

Jaringan komputer dibangun tidak serta merta tanpa manfaat dan kegunaan, oleh karena itu Admin akan menjelaskan dengan detail manfaat dari jaringan komputer.

Berbagi/ Sharing Dokumen

Manfaat jaringan komputer yang pertama adalah kemudahan berbagi dan sharing file. 

Jika komputer dalam satu jaringan sudah terhubung dengan baik, maka hal yang paling bermanfaat adalah mudahnya berbagi file dan dokumen.

Setiap komputer bisa menaruh file di folder sharing dan membagikan kepada semua komputer yang terhubung dalam satu jaringan. 

Hal ini sangat memudahkan pengguna tanpa perlu bolak balik mencabut flashdisk untuk saling berbagi file.

Manajemen Keamanan Data

Penyimpanan data secara terpusat oleh admin akan sangat memudahkan pekerjaan. 

Contohnya ketika dalam satu divisi perusahaan ingin menyimpan data secara bersamaan dalam satu file, maka setiap pemilik komputer yang terhubung dalam satu jaringan bisa mengubah isi file dan menambahkan sesuai kebutuhan tanpa perlu berdiri dan mengirimkan file melalui flashdisk atau pun penyimpanan cloud

Dan semua file tersebut bisa disimpan dalam satu server yang aman.

Memudahkan Komunikasi

Jaringan komputer dapat memudahkan berkomunikasi dalam satu tim maupun antar tim, dan yang paling keren adalah bisa berkomunikasi meskipun berbeda lokasi atau pun beda negara. 

Dengan jaringan komputer yang di desain sedemikian rupa dapat membuat komunikasi antar tim berjalan dengan baik.

Contoh extreem nya adalah Tunel, yaitu kamu bisa mengakses jaringan komputer tertentu meskipun tanpa berada di lokasi jaringan tersebut. 

Jadi untuk berkomunikasi dengan team dalam satu jaringan kamu tidak perlu datang ke kantor, kami bisa mengaksesnya dimana saja dengan tunel ini.

Efektif dan Efisien

Manfaat terakhir dari jaringan komputer adalah lebih efektif dan efisien dalam hal apapun, karena dengan jaringan komputer dengan berbagai macam jenisnya akan memudahkan manusia untuk bekerja dalam satu jaringan. 

Karena sharing dokumen menjadi lebih cepat, akses komputer bisa dilakukan di mana pun dan masih banyak lagi manfaatnya yang semuanya membantu pekerjaan manusia.

Demikianlah informasi yang dapat Admin bagikan mengenai Jaringan Komputer: Pengertian, Sejarah, dan Manfaatnya, semoga dapat bermanfaat.

Terima Kasih. 

Post a Comment for "Jaringan Komputer: Pengertian, Sejarah, dan Manfaatnya"